Powered By Blogger

Selasa, 26 Agustus 2014

Sepi

Oبِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيْرًا بَصِيْرًا، تَبَارَكَ الَّذِيْ جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوْجًا وَجَعَلَ فِيْهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُنِيْرًا. أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وأََشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وُرَسُولُهُ الَّذِيْ بَعَثَهُ بِالْحَقِّ بَشِيْرًا وَنَذِيْرًا، وَدَاعِيَا إِلَى الْحَقِّ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُنِيْرًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ؛

segala puja dan puji syukur marilah kita hanya tujukan kepada  اللهِ dan yang begitu penting rasa syukur ini semoga rasa ini akan selalu ada untuk menjadi penolong kita... sholawat dan salam mari kita curahkan pada junjungan kita nabi  مُحَمَّدً yang kita nantika syafaatnya

Sepi...... sepi bukan hal yang burk.....
Karena terkadang sepi mengajari kita arti pentingnya kbersamaan
....... sedikit mga manfaat

Sabtu, 23 Agustus 2014

Tuhan yang romantis

ALLAH SWT.
 TUHAN YANG MAHA 
ROMANTIS

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيْرًا بَصِيْرًا، تَبَارَكَ الَّذِيْ جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوْجًا وَجَعَلَ فِيْهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُنِيْرًا. أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وأََشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وُرَسُولُهُ الَّذِيْ بَعَثَهُ بِالْحَقِّ بَشِيْرًا وَنَذِيْرًا، وَدَاعِيَا إِلَى الْحَقِّ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُنِيْرًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ؛

segala puja dan puji syukur marilah kita hanya tujukan kepada  اللهِ dan yang begitu penting rasa syukur ini semoga rasa ini akan selalu ada untuk menjadi penolong kita... sholawat dan salam mari kita curahkan pada junjungan kita nabi  مُحَمَّدً yang kita nantika syafaatnya.


Kalau memang sebuah keindahan itu diartikan dari segi fisikly maka keidahan itu akan menjadi sempurna ketika disandingkan dengan dengan sisi ukhrowy......
 
kita sedikit menebak nebak apa sih alasan Allah STW.  menurunkan Al-Qur'an kepada manusia melalui malikat Jibril.... lalu ke Nabi Muhammad SAW. lalu sampai kepada kita bahkan sampai nanti di akhirat.....

bukti bahwa satu satunya tuhan hanyalah
Allah STW. ...... dan hany
Allah STW. yang mampu memberi suran cinta darinya.... tak akan ada mungkin ada yang mampu seperti itu..... lalu alasn apalagi yang akan di koar-koarkan oleh para penghujat.... toh kalau seandainya semua manusia mau mempelajari dan meahami firman Allah SWT. maka manusia tidak akan pernah mau memberi sebuah ujatan yang menggelikan hati....


yang lucu di dunia ini ada manusia yang menghujat, menghina, melecehkan Allah SWT. padahal di tak tau siapa Allah SWT......


Allah STW.menyebutkan dalam alqur'an
"faidza saala 'ibadi 'anni fainni qorib"
 (ketika ada yang bertanya kepadamu (Muhammad) tentang aku katakan lah bahwa aku dekat)
 
bahkan dalam sebuah tafsir disebutkan kedekatan Allah SWT. melebihi dekatnya urat leher

Allah STW. memberika manusia curat cinta yakni Al-Qur'an itu adalah bukti bahwa
Allah STW. adalah tuhan yang maha mencintai dan tuhan yang maha Romanti..

sekian semoga bermanfa'at.....

wassalamu'aialkum Wr.Wb

Kamis, 21 Agustus 2014

HADIAH DARI SANG KEKASIH

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيْرًا بَصِيْرًا، تَبَارَكَ الَّذِيْ جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوْجًا وَجَعَلَ فِيْهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُنِيْرًا. أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وأََشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وُرَسُولُهُ الَّذِيْ بَعَثَهُ بِالْحَقِّ بَشِيْرًا وَنَذِيْرًا، وَدَاعِيَا إِلَى الْحَقِّ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُنِيْرًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ؛

segala puja dan puji syukur marilah kita hanya tujukan kepada  اللهِ dan yang begitu penting rasa syukur ini semoga rasa ini akan selalu ada untuk menjadi penolong kita... sholawat dan salam mari kita curahkan pada junjungan kita nabi  مُحَمَّدً yang kita nantika syafaatnya.

Dari sekian banyak manusia didunia ini pastilah pernah merasakan sebuah rasa yang terkadang dia pun tak tahu itu apa..........
hal itu sangat mungkin terjadi melihat bahwa manusia itu memang diciptakan sebagai makhluk yang penuh dengan cinta dan sedikit rasa benci.... 
kecintaan manusia pada sebuah keindahan memanglah hal yang sangat wajar dan manusiawi. malahan ketika ada manusia yang tidak mempunyai kecintaan pada keindahan itu manusia yang dipertanyakan itu manusia atau bukan....
bahkan اللهِ pun maha mencintai......



"renungan"
coba kembali kita merenung.... 
ketika sesorang sedang dalam kondisi KASMARAN.....
sesorang mendapatkan sebuah hadiah pemberian dari sesorang yang dicintainya....
begitu terasa istimewa bukan??? 
pemberian dari seorang yang terkasih akan terasa begitu indah melebihi keindahan dunia dan seisinya walaupun hanya berupa secarik kain yang bisa menghapus peluh di dahi dan penghapus ingus.....atau secarik kertas berisi ungkapan ungkapan rayuan dan sebagainya dan hal sepele lain hal itu terkadang membuat kita lupa atas segala hal.......
dan ketika manusia sedang mengalami kebencian terhadap suatu hal terkadang selalu mencari kejelekan sekecil apapun dari yang dibenci

coba seandainya hal itu kita wujudkan dengan kecintaan kepada Allah SWT. sebuah nikmat yang diberikan Allah SWT. kita nilai seperti nilai secarik kain atau secarik kertas dari seseorang yang kita kasihi...... 
dan
coba di sandingkan dengan kebencian yang dirasakan manusia jika di sandingkan dengan Allah SWT.
pastilah tidak ada alasan bagi manusia untuk benci dan tidak bersyukur kepada Allah SWT
dan

pasitah kita akan larut dalam mabuk cinta kepadaAllah SWT. ......